Selamat Datang di Web Pimpinan Daerah IGRA Kabupatren Banyuwangi

Pages

Home » » ASAH MUTU KOMPETENSI GURU, IGRA BANYUWANGI GELAR PELATIHAN JURNALISTIK DAN DESAIN GRAFIS

ASAH MUTU KOMPETENSI GURU, IGRA BANYUWANGI GELAR PELATIHAN JURNALISTIK DAN DESAIN GRAFIS

 


PELATIHAN:
IGRA Kabupaten Banyuwangi gelar pelatihan Jurnalistik dan Desain Grafis, di aula Pondok Pesantren Darul Latif Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (14/5)

Kabat, RA Perwanida Songgon – Puluhan Guru Raudlatul Athfal (RA) mengikuti Pelatihan Jurnalistik dan Desain Grafis yang di laksanakan oleh Ikatan Guru Raudlatul Atfal (IGRA) Kabupaten Banyuwangi di aula Pondok Pesantren Darul Latif Desa Kabat, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi pada Selasa (14/5).

Ikatan Guru Raudlatul Atfal (IGRA) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan Pelatihan Jurnalistik dan Desan Grafis untuk Guru RA se-Kabupaten Banyuwangi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu kompetensi Guru Raudlatul Athfal. Acara pelatihan ini di selenggarakan selama tiga hari berturut-turut yakni mulai hari Senin sampai hari Selasa (13-15 Mei 2024), dengan cara membagi sesuai wilayah kerja, yakni wilayah kerja satu, wilayah kerja dua, dan wilayah kerja tiga. Hal ini dilakukan agar kegiatan pelatihan semakin efektif dan dapat diikuti dengan baik.

Pada hari kedua yang di adakan di aula Pondok Pesantren Darul Latif Kecamatan Kabat, Selasa (14/5), Puluhan Guru RA wilayah kerja dua yang terdiri dari Kecamtaan Kabat, Kecamatan Belimbingsari, Kecamatan Rogojampi Kecamatan Srono, Kecamatan Singojuruh, Kecamatan Songgon, Kecamatan Sempu, dan Kecamatan Muncar. Mengikuti acara Pelatihan Jurnalistik dan Desan Grafis dengan semangat dan antusias.

Dalam kesempatan itu terdapat tiga narasumber yang di hadirkan untuk menyampaikan materi, diantaranya yaitu seorang Jurnalis Jawa Pos Radar Genteng, Gareta Yoga Eka Wardani, S.Pd. Dia menyampaikan materi mengenai Dasar-Dasar Jurnalistik, menurutnya menjadi jurnalis kita harus mengetahui apa saja dasar pembuatan berita, yaitu meliputi 5W + 1H. “Dalam membuat berita harus meliputi 5W + 1H (what, who, where, when, why, dan how), unsur 5W + 1H ini harus ada dalam setiap pembuatan berita agar berita yang kita buat menjadi informatif dan menarik untuk di baca,” ujarnya.

Setelah penyampaian materi, para Guru RA diajak untuk membuat berita. Dalam waktu kurang lebih 30 menit terdapat beberapa Guru yang telah berhasil menyelesaikan pembuatan berita. Hal ini di acungi jempol oleh Gareta. “Wah, Guru-guru RA ini sangat semangat sekali yaaa, dalam waktu yang amat sangat singkat sudah mampu membuat berita dengan baik,” Katanya. Dan Gareta juga sempat mereview berita hasil karya Guru RA secara langsung.

Selain materi mengenai Pembuatan Berita, peserta juga di beri materi tentang Desain Grafis dan Pembuatan Blog, dengan narasumber Syafaat dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi dan Afiq Magfiroh dari Pengurus IGRA Kabupaten Banyuwangi. “Berita yang sudah di buat dari hasil pelatihan Jurnalistik, dapat di publikasi ke dalam blog milik IGRA, web, media online di RA masing-masing,” Kata Syafaat.

Materi Desain Grafis yang disampaikan dalam pelatihan itu menggunakan aplikasi Canva Pro dengan praktik membuat desain broser, flayer dan lain-lain. Menurut Afiq Canva adalah apikasi desain grafis yang paling efektif digunakan untuk Guru RA. “Canva merupakan aplikasi desain grafis untuk membuat desain apa pun, dari logo, pamflet, benner, Power Point, hingga Vidio. Pada aplikasi Canva terdapat beribu-ribu tamplate gratis dan berbayar yang dapat kita gunakan dengan mudah, utamanya untuk para Guru RA,” Ujarnya.

Pelatihan Jurnalistik dan Desain Grafis bertujuan untuk meningkatkan mutu kompetensi Guru RA, dimana saat ini kecanggihan teknologi sudah sangat berkembang dan menjadi Guru dituntut untuk membuat materi pembelajaran yang kreatif, inovatif dan efektif serta mampu menguasai teknologi. “Dengan diadakannya pelatihan ini, saya dapat mengembangkan potensi diri saya, karena saya menyadari bahwa menjadi seorang Guru tidak lantas membuat saya merasa cukup dan berhenti belajar. Saya juga sangat menyadari bahwa ilmu pengetahuan terus berkembang, dan saya tidak hanya ingin mengajarkan ilmu pengetahuan di masa lalu, tetapi juga ilmu pengetahuan terbaru,” Kata peserta Fariha. (Nabila/RA Perwanida Songgon)


Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2020. Warta IGRA Kab. Banyuwangi - Semua Hak Dilindungi
Modifiksi Template Warta Blambangan
Proudly powered by Syafaat Masuk Blog